Presiden Jokowi Setujui 7 Proyek Strategis di Kepri

Terdapat tujuh proyek strategis yang diusulkan dalam pertemuan itu yaitu Jembatan Batam-Bintan, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjungsauh, KEK Galang Batang, KEK Pulau Asam, Pengembangan Pelabuhan Batu Ampar, Pengembangan dan Modernisasi Bandara Hang Nadim serta pembangunan Batam LRT (Light Rail Transit).

Ruas jembatan Batam Bintan termasuk jalan direncanakan sepanjang 14 kilometer terdiri dari 7 kilometer jembatan dan 7 kilometer jalan dengan investasi yang siap dikucurkan investor sebesar Rp 7,1 triliun. Rencananya, pembangunan Jembatan Batam-Bintan ini sejalan dengan pembangunan Pelabuhan Tanjung Sauh dengan nilai investasi sebesar Rp 20 triliun.

Kawasan ini rencananya akan dijadikan pelabuhan peti kemas modern, container yard dan Kawasan Industri Terpadu pengolahan dan penyimpanan gas serta sebagai logistic hub dan port gate way di wilayah Indonesia bagian barat sehingga dapat memangkas dweelling time. Target pelabuhan peti kemas ini rencananya mencapai 5 juta TEUs per tahun.

Agar ketujuh proyek ini dapat segera direalisasikan, Gubernur Kepri telah mengintruksikan kepada jajarannya agar segera menindaklanjuti hasil pertemuan di Istana Negara dan sesuai permintaan Presiden Jokowi supaya dilaporkan kembali perkembangannya dalam waktu dua bulan ke depan.

Pada kesempatan terpisah, Kepala Biro Administrasi Pembangunan Aries Fhariandi yang turut menghadiri rapat tersebut membenarkan bahwa Presiden Jokowi telah menyetujui ketujuh proyek strategis dimaksud dan dirinya termasuk salah satu pejabat yang diminta untuk segera menindaklanjuti dan memantau perkembangan realisasi ketujuh proyek strategis ini.

Menurut Aries, dengan dibangunnya tujuh proyek strategis ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah serapan tenaga kerja baru di Kepulauan Riau, miningkatkan pendapatan masyarakat, dan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *