Rakor Pengendalian Pembangunan Se-Provinsi Kepulauan Riau

Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau melalui Bagian Administrasi Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan pada Kamis (19/08/2019) mengadakan kegiatan Rakor Pengendalian Pembangunan se-Provinsi Kepulauan Riau yang dihadiri oleh Kepala Bagian Pembangunan dan pejabat penghubung Kab/Kota se-Provinsi Kepulauan Riau serta beberapa SKPD yang dinilai baik dalam mengelola APBD TA. 2019 di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi perkembangan pelaksanaan pembangunan, realisasi fisik dan keuangan serta menjawab berbagai permasalahan dan kendala yang dihadapi oleh masing-masing Kabupaten/Kota. Hal ini perlu dilakukan supaya pada masa mendatang pelaksanaan pembangunan dapat dilaksanakan dengan lebih efektif dan efisien.
Rapat koordinasi ini dipimpin langsung Dr. Aries Fhariandi, S.Sos.,M.Si. selaku Kepala Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau serta dimoderatori oleh A. Ervarabianti, AP, MH selaku Kepala Bagian Administrasi Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan.
Dalam Rapat ini Aries memberikan sambutan serta paparan terkait perkembangan pelaksanaan pembangunan di Provinsi Kepulauan Riau dan Kabupaten/Kota se-Kepri.
“Rapat Koordinasi Pengendalian Pembangunan ini seyogyanya dilaksanakan setiap triwulan guna mengawal progress pembangunan di Kabupaten/Kota agar sesuai dengan target yang direncanakan. Sampai saat ini baru Kabupaten Natuna yang sudah menetapkan target realisasi fisik dan keuangan Tahun Anggaran 2019 dalam Keputusan Kepala Daerahnya. Dengan terealisasinya serapan keuangan dan terjadinya pembangunan diharapkan akan menggerakan roda perekonomian masyarakat Provinsi Kepulauan Riau sehingga menghasilkan Added Value yang akan memberikan manfaat dan kesejahteraan bagi masyarakat Provinsi Kepulauan Riau.” ujar Aries.
Menurut Aries,“APBD se- Provinsi Kepulauan Riau (termasuk Kabupaten/Kota) pada tahun 2019 berjumlah 13,67 triliun. Adapun realisasi keuangan pada triwulan I TA. 2019 sebesar 10,44% dan triwulan II TA. 2019 sebesar 32,98%. Rata-rata realisasi keuangan Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepulauan Riau dari bulan Februari sampai bulan Juli TA. 2019 mencaoai 40,23%, masih di atas realisasi nasional sebesar 36,03%. Untuk tingkat Nasional, realisasi keuangan Provinsi Kepulauan Riau per tanggal 16 Agustus 2019 menduduki peringkat 5 besar nasional. Sedangkan untuk realisasi fisik menduduki peringkat 4 nasional. Ini semua merupakan hal yang sangat baik dan perlu dipertahankan sehingga dapat memberikan dampak yang terbaik bagi kesejahteraan masyarakat dari APBD se-Provinsi Kepulauan Riau yang berjumlah 13,67 Triliun tersebut.”

Aries juga menjelaskan bahwa capaian-capaian tersebut bukan tanpa kendala-kendala dalam proses pelaksanaanya.
Menurut Aries, “Tetap ditemui beberapa permasalahan seperti penyerapan anggaran yang rendah di awal tahun, perencanaan kegiatan/paket belanja yang kurang matang dan Rencana Umum Pengadaan RUP yang terlambat diumumkan oleh SKPD. Oleh karena itu, diharapkan kepada seluruh SKPD agar dapat meningkatkan kinerja pelaksanaan anggaran, mempercepat penyaluran anggaran dan mempercepat penetapan Pejabat Pengelola Keuangan/Kegiatan dan Pengelola Pengadaan.”
Setelah sambutan dan paparan yang disampaikan oleh Kepala Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau, acara dilanjutkan dengan paparan perkembangan pelaksanaan pembangunan, realisasi kuangan dan fisik serta permasalahan dan kendala oleh perwakilan masing-masing Kabupaten/Kota dan dilanjutkan dengan sharing Best Practice yang menjadi Success Story dalam pengelolaan APBD oleh Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau.
Acara ditutup dengan saran dan masukan terkait pelaksanaan pembangunan di Provinsi Kepulauan Riau oleh Tenaga Ahli Bidang Pembangunan Provinsi Kepulauan Riau, Dr. H. Razali Persada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *