Sosialisasi dan Bimbingan Penyusunan Laporan DAK Fisik Tahun 2021

Selasa 16 Maret 2021, Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Penyusunan Laporan DAK Fisik Tahun 2021 yang digelar di Hotel CK Tanjungpinang.

Kegiatan ini dimoderatori oleh Kepala Bagian Administrasi Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Biro Administrasi Pembangunan, A. Ervarabianti. AP, MH dan dibuka oleh Kepala Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Dr. Aries Fhariandi, S.Sos, M.Si.

Dalam sambutannya Aries menyampaikan terdapat perubahan kebijakan pelaksanaan DAK selama masa pandemi COVID-19 ini. “Demi mendukung pulihnya Indonesia dari Pandemi Covid-19, maka kebijakan pelaksanaan DAK juga diarahkan untuk mendorong percepatan pemulihan berbagai sektor dari pandemic COVID-19 ini” Ujar Aries. Aries melanjutkan bahwa pelaksanaan dan penyerapan DAK Fisik di Provinsi Kepulauan Riau dan Kabupaten/Kota sudah sangat baik. Walaupun terdapat perubahan arah kebijakan pelaksanaan DAK diharapkan performance pelaksana tidak menurun. “Hal ini dapat diantisipasi dengan mitigasi dini permasalahan dan koordinasi dengan pengambil keputusan dan kebijakan di tingkat Provinsi maupun Kab/Kota sehingga kendala dan halangan dapat segera diselesaikan” Tutup Aries.

Dalam kegiatan ini juga hadir Perencana Kementerian Dalam Negeri Dirjen Bina Bangda, Bapak Lutfi Firmansyah ST, MT, M.Si. Melalui aplikasi pertemuan daring, Lutfi menyampaikan penjelasan mengenai Perpres 123 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan DAK Fisik Than 2021. DAK Fisik adalah dana yang dialokasikan dalam APBN untuk daerah tertentu dengan tujuan membantu mendanai kegiatan fisik urusan daerah yang sesuai dengan prioritas nasional. “Kebijakan DAK selama Pandemi ini diprioritaskan untuk pemulihan pasca pandemic, dimana DAK Fisik reguler digunakan untuk pembangunan sumber daya manusia dan percepatan pemulihan secara nasional pasca Covid-19, sedangkan DAK penugasan bertujuan untuk mendukung pencapaian sasaran major project dan prioritas tertentu, serta untuk mendukung penanganan Covid-19 terkait pemulihan ekonomi” Terang Lutfi.

“Evaluasi pelaksanaan DAK FIsik ini tujuannya untuk meninjau pelaksanaan DAK Fisik ditahun sebelumnya dengan menyandingkan hasil dan kinerja yang dicapai, serta inventarisasi permasalahan yang dihadapi untuk dijadikan masukan dalam pelaksanaan DAK Fisik ditahun berikutnya. Hal ini menjadi penting agar pelaksanaan DAK Fisik di tahun berikutnya lebih optimal, berkat nilai-nilai pembelajaran yang didapat dari hasil evaluasi tersebut. Terkait pelaporan kemajuan pelaksanaan kegiatan, laporannya harus diisi serinci mungkin, terutama bagian permasalahan, agar permasalahan terkait dapat diinverisasi. Dan laporan tersebut harus segera diserahkan paling lambat 10 hari setelah triwulan berakhir.